Wednesday, October 1, 2014

Danau Beratan

Danau Beratan adalah salah satu danau yang ada di Bali, danau ini memiliki keindahan alam yang sangat menakjubkan dan cocok dijadikan sebagai tempat berlibur yang akan memberikan suasana santai bagi para pengunjung. Selain menikmati keindahan yang ada disini, pengunjung juga bisa mengelilingi danau dengan menyewa kapal boat yang sudah disediakan disana.


Pura Ulun danu merupakan salah satu objek menarik yang berada di kawasan Danau Beratan dan menjadi sasaran utama bagi para photografer.

Sejarah Pura Ulun Danu

dalam sejarah Pura Ulun Danu diketahui dari arkeologi dan data sejarah yang terdapat dalam lontar babad Mengwi. Di sebelah kiri halaman depan pura Ulun Danu Beratan terdapat sebuah sarkopagus dan sebuah papan batu, yang berasal dari masa tradisi megalitik, sekitar 500 SM. Kedua artefak tersebut sekarang ditempatkan masing-masing di atas Babaturan atau teras diperkirakan lokasi di mana Pura Ulun Danu Beratan, telah digunakan sebagai tempat untuk melaksanakan kegiatan ritual sejak jaman megalitik.

Dalam lontar Babad Mengwi tersirat menguraikan bahwa I Gusti Agung Putu sebagai pendiri kerajaan Mengwi mendirikan Pura di pinggir Danau Beratan, dalam lontar tidak disebutkan kapan beliau mendirikan Pura Ulun Danu ini, namun yang terdapat dalam lontar itu adalah pendirian pura taman ayun yang upacaranya berlangsung pada hari Anggara Kliwon Medangsia tahun Saka Sad Bhuta Yaksa Dewa yaitu tahun caka 1556 atau 1634 M. Berdasarkan uraian dalam lontar Babad Mengwi tersebut diketahui bahwa Pura Ulun Danu Beratan didirikan sebelum tahun saka 1556, oleh I Gusti Agung Putu. Semenjak pendirian pura tesebut termasyurlah kerajaan Mengwi, dan I Gusti Agung Putu diberi gelar oleh rakyatnya dengan nama ” I Gusti Agung Sakti”.

Pura Ulun Danu Beratan terdiri dari 4 komplek pura yaitu:

Pura Lingga Petak, Pura Penataran Pucak Mangu, Pura Terate Bang, dan Pura Dalem Purwa berfungsi untuk memuja keagungan Tuhan dalam manifestasinya sebagai Dewa Tri Murti, guna memohon anugerah kesuburan, kemakmuran, kesejahteraan manusia dan lestarinya alam semesta.

Saturday, September 27, 2014

Bali Tolak Reklamasi


Dampak Reklamasi Teluk Benoa yaitu, Desa Jungut Batu Bisa Tenggelam. Rencana ‪‎reklamasi‬ Teluk Benoa dinilai berbagai pihak bakal menimbulkan kerusakan luar biasa bagi alam ‪Bali‬, khususnya wilayah pesisir bisa terancam abrasi. Dikhawatirkan jika reklamasi terealisasi, Desa Jungut Batu di Pulau Lembongan bisa tenggelam.

Dampak lainnya adalah proyek reklamasi Teluk Benoa bisa membuat Bali semakin rentan terhadap bencana banjir yang sama atau malah lebih parah dari Jakarta. Bukan hanya itu, proyek reklamasi seluas 838 hektar tersebut juga mengancam pemasukan dari nelayan di sekitar teluk Benoa, ketahanan pangan, serta mengancam keberlangsungan tradisi penduduk lokal.

Maka Dari itu kami sebagai warga Bali yang cinta Bali mengajak anda semua untuk sama-sama berjuang untuk melawan dan menolak reklamasi Teluk Benoa. Pertahankan Bali kita agar tidak rusak!

Friday, September 26, 2014

Barong Bali


Barong Bali adalah salah satu di antara begitu banyak ragam seni pertunjukan di Bali. Barong merupakan sebuah tarian tradisional Bali yang ditandai dengan Topeng dan kostum badan yang dapat dikenakan oleh dua orang untuk menarikannya. Di Bali ada beberapa jenis barong yakni Barong Ket, Barong Bangkal, Barong Landung, Barong Kambing, Barong Gajah, Barong Asu, Barong Brutuk, Barong Lembu, Barong Macan, Barong Kedingkling, dan Barong Gagombrangan.
Barong Bali biasanya di pakai untuk hiburan dan upacara, barong yang digunakan untuk upacara adat tidak boleh dipakai untuk pementasan karena barong tersebut suci dan hanya boleh digunakan untuk upacara adat saja.


Wednesday, September 24, 2014

Upacara Potong Gigi


Upacara potong gigi atau sering juga disebut dengan metatah merupakan salah satu budaya agama Hindu, dimana dalam upacara ini gigi kita akan dikikir, dengan tujuan menghilangkan 6 musuh yang ada dalam diri manusia yang disebut sad ripu. Upacara ini dilakukan bila anak sudah mulai beranjak dewasa.

Adapun bagian dari 6 musuh yang ada dalam diri manusia (sad ripu) yaitu :
  1. Hawa nafsu
  2. Rakus/Tamak/keserakahan
  3. Angkara murka/kemarahan
  4. Mabuk membutakan pikiran
  5. Perasaan bingung
  6. Iri hati/ dengki
Dari semua bagian diatas, jika tidak diarahkan ke jalan yang benar dapat memberikan dampak yang tidak baik bagi si anak. Maka disini peran orang tua sangat dibutuhkan untuk membimbing anak ke jalan yang benar agar tidak terjerumus ke dalam hal-hal yang negative.
Jadi, upacara potong gigi merupakan salah satu budaya umat hindu yang tidak boleh dilupakan dan wajib dilakukan oleh setiap umat hindu.

Tuesday, September 23, 2014

Pantai Pandawa


Pantai Pandawa adalah salah satu pantai yang berada di area Kuta selatan, Kabupaten Badung, Bali. Pantai Pandawa terletak di balik perbukitan dan sering disebut sebagai Pantai Rahasia (Secret Beach). Di sekitar pantai ini terdapat dua tebing yang sangat besar yang pada salah satu sisinya dipahat lima patung Pandawa dan Dewi Kunti. Keenam patung tersebut diletakkan secara berurutan (dari posisi tertinggi) dimulai dari patung Dewi Kunti, Dharma Wangsa, Bima, Arjuna, Nakula, dan Sahadewa.


Pantai Pandawa merupakan salah satu objek wisata yang sangat terkenal di Bali. Pantai ini memiliki keindahan yang sangat menakjubkan mulai dari pantai yang bersih, tebing-tebing tinggi yang dipahat memberikan nilai keindahan yang lebih. Diperkirakan jumlah wisatawan mancanegara maupun domestik yang datang setiap harinya di Pantai Pandawa kurang lebih ada 400 orang. Para wisatawan yang berkunjung ke Pantai Pandawa memiliki berbagai macam tujuan, ada yang hanya untuk jalan-jalan, berfoto-foto, mandi di pantai, bersantai, dll.